Catatan Perjalanan Kemanusiaan (I). “Misi bantuan ke Palestina adalah misi khusus. Perjalanan paling berat dan menenangkan Adalah misi kemanusiaan menuju Gaza. Musuh dan aktivitasnya jelas”, Kalimat pembuka salah seorang diaspora Gaza sesaat sebelum kami siap berangkat. Satu ruangan seolah hening, saat seorang diasporan Gaza lainnya berkomentar—namun ada jeda; terisak karna memori masih jelas di ingatan saat masuk ke tanah perjuangan. Matanya mulai berkaca dan nada suaranya "goyang". Bumi syam memang banyak tertuang di agama dengan segala perjuangannya. Di saat kami—atau minimal saya, mengkhwatirkan keluarga yang ditinggal, beliau memberikan testimoni begini, “Bicara Palestina soal keberkahan. Jadi kita dan keluarga dijamin oleh Allah dalam lindunganNya” . Hati yang sebelumnya agak kencang, reda sejenak agak lapang dengan pesan tersebut. Pimpinan tertinggi lembaga, turut menyisip pesan agak dalam; “Lakukan penyaluran bantuan dengan smart dan bermartabat” . ...
Cerita, sharing, dan Doa